Dasar dasar prilaku individual

Intelegensi adalah salah satu karakterristik yang dibawa orang ketika mereka bergabung dengan suatu organissasi

Karakteristik biografis

Karakteristik yang jelas berupa usia ,jenis kelamin ,status kawin , banyaknya tanggungan ,dan masa kerja dalam organisasi

Usia

Kemungkinan besar hubungan antara usia dan kinerja merupakan isu yang makin selama dasawarsa yang akan datang , mengapa? Sekurang kurangnya karena tiga alasan

1)      Ada keyakinan yang meluas bahwa kinetrja merosot dengan meningkatnya usia

2)      Realita bahwa angkatan kerja menua

3)      Perundang undanga amerika baru baru ini menyatakan bahwa untuk segala maksuk dan tujuan , menyatakan pensiunan yang bersifat perintah sebagai melanggar hokum. Kebanyakan pekerja dewasa ini tidak lagi harus pension pada usia 70 tahun

Bagaimana usia mempengaruhi produktifitas ? ada suatu keyakinan yang meluas bahwa produktifitas merosot dengan makin tuanya seseorang . sering diandaikan ketrampilan seseorang individu terutama kecepatan , kecekatran , kekuatan dan koordinasi mengikis atau menurun dengan berjalanya waktu dan bahwa kebosanan pekerjaan yang berlarut larut dan kurangya ransangan intelektual semuanya menyumbang pada berkurangnya produktifitas

Ini tampaknya benar untuk hamper semua jenis pekerjaan , professional dan tidak professional kesim,pulan yang wajar adalah tuntutan dari kebanyakana tuntutan pekerjaan bahkan untuk pekerjaan dengan persaratan tangan yang berat , tiudaklah cukup eklstrem untuk kemerostan keteram[pilan fisik apaun yang disebabkan oleh usia berdampak kepada produktivitas atau jika ada suatu kemerosotan karena suatu usia sering diimbangi oleh bertambahnya pengalaman

Jenis kelamin

Ada bukti bahwa tempat terbaik untuk memulai adalah dengan pengakuan bahwa terdapat beberapa, jika ada , perbedaan penting antara pria dan wanitayang mempengaruhi kinerja mereka misalnya tidak ada tidak ada perbedaan yang konsisten  antara pria dan  wanita  dalam kemempuan memecahkan masalah , kemampuan analisis dorongan kompetitif, motivasi, sosialbilitas  dan kemampuan belajar

Satu masalah yang tampaknya membedakan antar jenis kelamin khususnya saat karyawan anak anak pra sekolah adalah pilihan atas jadwal kerja

Status perkawinan

Perkawinan memaksakan peningkatan tangggung jawab yang dapat membuat suatu pekerjaan yang tetap ( steady ) menjadi lebih beharga dan penting tetapi pertanyaan mengenai alasannya tidaklah jelas sangat mungkin bahwa karyawan yang tekun dan puas lebih besar kemungkinanya terdapat pada karyawan yang menikah

Masa kerja

Jika kita mendefinisikan senioritas sebagai masa seseorang menjalankan pekerjaan tertentu kita dapat mengatakan bahwa bukti paling baru menunjukan suatu hubungan positif antara senioritas dan produktivitas pekerjaan kalau begitu masa kerja yang diekpresikan sebagai pengalaman kerja tampaknya menjadi peramal yangf baik terhadap produktivitas karyawan

Masa kerja yang merupakan variable yang penting dalam menjelaskan keluar masuknya karyawan

Kemampuan

Berlawanan dengan yang apa diajarkan kepada kita di sekolah dasar kita semua tidak diciptakan secara sama kebanyakan dari kita berada di sebelah kiri median (titik tengah ) dari suatu kurva kemempuan yang terdistribusi normal , Tentu saja tepat karena kita semua tidak sama dalam hal kemampuan tidaklah tersirat bahwa beberapa individu secara inheren (tertanam) lebih asor (inferior) daripada yang lain , apakah arti kemampuan? Seperti istilah yang kami gunakan kemampuan (ability) merujuk kesuatu kapasitas individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan

Kemampuan intelektual

Kemampuan intelektual adalah kemampuan adalah kemampuan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan mental. Tujuh dimensi yang paling sering dikutip yang membentuk kemampuan intelektual adalah kemahiran berhitung, [pemahaman (comprehension) , verbal, kecepatan perseptual,penalaran induktif, penalaran deduktif, visualisasi ruang, dan ingatan

Kemampuan fisik

Sementara kemampuan intelektual memainkan peranmemainkan peran yang lebih besar dalam pekerjaan pekerjan rumit kemampuan fisik yang khusus memiliki makna penting untuk melakukan pekerjaan pekerjaan yangb kurang menuntut keterampilan

Kesesuaian pekerjaan dan kemampuan

Kemampuan intelektual atau fisik yang diperlukan untuk kinerja yang diperlukan untuk kinerja yang memadai pada suatu pekerjaan bergantung pada persratan kemampuan yang diminta dari pekerjaan itu

Pembelajaran

Suatu prilaku yang rumit dipelajari jika kita ingin menjelaskan dan meramalkan prilaku kita perlu memahami bagaiman orang belajar . tiga teory pembelajaran yang ppopuler dan menggambarkan bagaimana manager dapat membantu karyawan belajar

Suatu definisi tentang pembelaran

Belajar adalah apa yang kita lakukan ketika kita bersekolah dalam kenyataan masing masing dari kita tidak hentinya pergi kesekolah belajar terjadi setiap waktu suatu definisi yang dapat diterima baik baik secara umum dan belajar karenanya adalah setiap perubahan yang relative permanen dari perilaku yang terjadi sebagai hasil pengalaman

 

Teori pembelajaran

1)      Pengkodisian klasik

Pengkodisian klasik bersifat pasif, sesuatu terjadi dan kita bereaksi dengan cara yang khusus hal itu dihasikan sebagai respon terhadap peristiwa yang khusus dan dapat dikenali

2)      Pengkidisian operan

Pengkodisian operan beragumen bahwa perilaku merupakan suatu fungsi dari konsekuensi  konsikuensi

3)      Pembelajaran social

Individu individu juga dapat belajar dengan mengamati apa ytang terjadi pada orang lain dan hanya dengan diberitahu mengenai sesuatu maupun dengan mengalami secara langsung

Walaupun teori pembelajaran social merupakan suatu perpanjangan dari pengkondisian operan . telah ditemukan empat proses untuk menentukan pengaruh suatu model pada seorang individual seperti di bawah ini

1)      Proses perhatian (attention procceses) orang hanya belajar dari dari seorang model jika mereka mengenali dan menaruh perhatian pada perwajahanya yang menentukan

2)      Proses penahanan(retention process) pengaruh suatu model akan bergantung pada betapa baiknya individu mengingat tindakan mo0del itu setelah model itu tidak ada lagi

3)      Proses reproduksi motor(motor reproduction process) setelah seseorang melihat suatu prilaku dengan mengamati model iotu

4)      Proses penguatan (reinforcement process) individu individu akan dimotvasi untuk memperlihatkan perilaku bermodel jika ada rangsangan positive atau ganjaran

Metode metode pembentukan perilaku

Ada empat cara untum membentuk perilaku yaitu melalui

1)      Penguatan positif: bila suatu respon diikuti dengan sesuatu yang menyenangkan

2)      Penguatan negative: bila suatu respon diikuti dengan dihentikanya atau ditarik kembalinya suatu yang tidak menyenangkan

3)      Penghukuman : suatu keadaan yang mengakibatkan suatu kondisi yang tidak enak dalam suatu usaha untuk menyingkirkan suatu perilaku yang tidak diinginkan

4)      Pemusnahan: menyingkikan penguatan apa saja yang mempertahankan suatu peristiwa

Baik  Penguatan positif atau Penguatan negative membrikan hasil dalam proses belajar . penguatan ini memperkuat suatu respond an meningkatkan probabilitas pengulangan

Jadwal penguatan

Dua tipe utama adalah berkesinambungan dan terputus putus . suatu jadwal berkesinambungan memperkuat perilaku yang diinginkan tiap kali hal itu di perlihatkan . suatu penguatan terputus putus merupakan tipe rasio atau tipe interval . jadwal rasio tergantung pada berapa banyak respon yang dibuat oleh subjek , individu itu diperkuat setelah memberikan sejumlah tertentu suatu perilaku . jadwal interval tergantung pada berapa lama waktu telah berselang sejak penguatan yang terakhir

 

 

 

Modifikasi perilaku

Emery air freight mengilustrasikan penggunaan dari modifikasi modifikasi perilaku atau lebih popular dengan sebutan ob mod  program ob mod biasanya mengikuti model pemecahan masalah yang terdiri dari lima langkah

1)      Mengidentifikasi perilaku perilaku penting

2)      Mengembangkan data baseline

3)      Mengidentifikasi konsekuensi perilaku

4)      mengembangkan dan mengimplementasikan suatu strategi intervensi

5)      mengevaluasi perbaikan kinerja

 

bebrapa penerapan organisasi yang spesifik

menggunakan lotere untuk mengurangi kemangkiran

manajemen dapat merancang program program untuk mengurangi kemangkiran dengan memanfaatkan teory belajar

tunjangan sehat lawan tunjangan sakit

kebanyaka organisasi memberikan karyawan tetpap mereka cuti sakit dengan upah sebagai bagian dari program tunjangan karyawan tetapi ironisnya organisasi dengan program itu mengalami tingkat kemangkiran dua kali lebih besar disbanding organisasi tanpa program itu

disiplin karyawan

mendisiplinkan karyawan untuk perilaku yang tidak disukai hanya mengatakan kpada mereka yang tidak boleh dilakukan pendisplinan itu tidak mengatakan suatu alternatif yang lebih disukai akibatnya adalah bahwa  bentuk penhukuman ini hanya mengantar pada penekanan jangka pendek pada perilaku yang tidak diinginkan bukanya penghapusan

mengembangkan program pelatihan

teory pembelajaran social menawarkan panduan semacam itu teory ini mengatakan bahwa pelatihan hendaknya menawarkan suatu model untuk merebut perhatian yang dilatih memberikan sifat sifat motivasiona membantu yang dilatih agar membekas apa yang telah dipelajari untuk digunakan kelak memberikan kesempatan untuk mempraktikan perilaku baru menawarkan ganjaran posive untukm prestasi .

menciptakan program mentor

suatu program mentor yang berhasil akan disusun diatas konsep pemodelan dari dalam teory pembelajaran social yaitu dampak seorang mentor muncul dari dalam lebih dari apa yang ia katakana secara eksplisit kepada anak didiknya . mentor adal model peran . anak didik nbelajar menghantarka sikap dan perilaku yang diinginkan oprganisasi itu dengan berusaha menyamai atau melebihi cirri dan tindakan dari mentor mereka .

 

 

 

swa manajemen

swa manajemen menuntut seorang individu untuk dengan sengaja memanipulasi ransangan ransangan prose proses internal dan respon respon untuk mencapai hasil perilaku pribadi . proses dasarnya  melibatkan pengamatan akan perilaku sendiri membandingkan perilaku itu dengan standard an member ganjaran jika perilaku itu memenuhi standar