B LATAR BELAKANG MASALAH

Pada masa sekarang ini, persaingan dalam dunia kerja sangat ketat. Generasi muda yang telah menyelesaikan pendidikan, banyak yang belum mempunyai pekerjaan. Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda penerus bangsa yang cerdas harus mampu memanfaatkan kesempatan yang ada untuk menciptakan usaha. Usaha tersebut selain untuk kita sendiri juga diharapkan dapat bermanfaat untuk orang lain. Dalam pembuatan usaha diperlukan keuletan dan kreatifitas pengusaha.

Wirausaha  merupakan ladang garapan yang potensial bagi orang orang yang tertarik di bidang ekonomi dan bisnis. Orang orang tersebut adalah adalah orang orang yang mempunyai kemauan untuk mengelola suatu perusahaan dan mempunyai suatu pengetahuan tentang apa yang mau di jalaninya.

Sebagai contoh wirausaha yang di ajukan dalam pkm ini adalah  perusahaan manufaktur yang dalam kegiatan bisnisnya bergerak di bidang garment dan clothing yang menghasilkan kaos oblong dan kemeja dan sudah tentu usaha ini  mempunyai prospek yang cukup cerah untuk mendapatkan laba atau keuntungan.

Dewasa ini banyak anak – anak muda sudah banyak yang memulai untuk membuat usaha sendiri. Salah satu usaha yang dipilih oleh mereka salah satunya adalah mendirikan Distro. Baik distro dalam skala besar maupun dalam skala kecil kecilan . disisi lain mereka jarang membuat sendiri pakaian ya melainkan hanya sebatas desain yang kemudian desain tersebut dikerjakan orang lain dalam hal ini sering dikenal sebagai makloon

Nantinya kami berfokus pada pemenuhan kebutuhan anak muda yang sangat mementingkan gaya atau penampilan. Disini kami menyadari bahwa dengan dalam membangun usaha ini tidaklah mudah terutama dalam bidan permodalan  terutama kami sebagai mahasiswa namun disisi lain kami melihat adanya peluang . dimana di bandung sedang menjamur distro di sisi lain banyak konveksi yang sudah tidak mampu berproduksi lagi hal itu bukan dikarenakan sepi namun lebih dikarenakan mereka konveksi itu kurang bisa mengatur pengeluaran sama pemasukan mereka sering kali mereka memberikan pinjaman kepada distro bahkan distro yang sudah besar sekalipun namun perkembangan distro ini cepat dimana banyak competitor muncul yang mengakibatkan distro lama kesulitan yang dampaknya pembayaran mereka ke pengrajin dalam hal ini konveksi pun tersendat .

C PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, masalah yang mungkin akan muncul antara lain:
1. Bahan dan peralatan apa saja yang dibituhkan untuk membuat usahakonveksi?
2. Berapakah modal yang diperlukan untuk mendirikan usaha konveksi?
3. Bagaimanakah kualitas produk yang dihasilkan?
4. Bagaimanakah cara pemasaran produk?
5. Berapakah keuntungan yang dihasilkan dari usaha ini?

D  TUJUAN PROGRAM
Tujuan yang ingin dicapai dari usaha konveksi ini adalah:
1. Melatih mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.
2. Menghasilkan produk yang berbeda dengan kualitas yang lebih tinggi.
3. Membantu mahasiswa untuk menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan orang lain, sehingga dapat mengurangi pengangguran.
4. Meningkatkan taraf perekonomian.
5. Mengembangkan potensi diri agar lebih mandiri dalam berwirausaha

E LUARAN YANG DIHARAPKAN

Luaran yang diharapkan dari usaha ini barang tentu pakaian baik itu kemeja ataupun kaos . yang barang tentu mempunyai kualitas yang lebih dari para pesaing .dengan biaya produksi yang efisien . usaha ini dipilih karena seperti yang sudah dijelaskan pada latar belakang yaitu trend sedang menjamurnya disto dmana diyakini usaha pakaian mempunyai prospek cerah karena setiap 2 atau 1 bulan sekali masyarakat membeli pakaian

F KEGUNAAN PROGRAM
Usaha konveksi  ini mempunyai manfaat untuk menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga mengurangi pengangguran, serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Usaha ini juga mampu menekan angka kemiskinan seperti program program yang telah dicanagkan pemerintah dewasa ini

 

G  GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

  1. Aspek Pemasaran

1.1 Target Pasar

Target Pasar Yang ingin dicapai, yaitu

· Kalangan anak muda.

  • · Kalangan menengah ke bawah

 

1.2 Daerah Pemasaran dan Potensi

      Daerah pemasaran  ( untuk awal )usaha ini adalah parahyangan plaza .Dimana di sini banyak distro distro yang berskala kecil . yang masih bias dijangkau oleh konveksi kami

 

1.3 Strategi Harga Jual

Harga untuk jasa yang ditawarkan sama dengan harga jual, dengan harga jasa-jasa tertentu ada yang ditetapkan di bawah harga pasar yang terjangkau oleh konsumen

 

  1. Aspek Teknis

Kami bukan hanya menjual jasa konveksi melainkan kami juga membantu desain dimana itu dimaksudkan agar konsumen dapat terbantu dalam pembuatan desain memberikan koreksi koreksi yang mungkin dapat diberikan .

  1. Aspek Ekonomi

            Meskipun keadaan perekonomian Indonesia yang sedang tidak stabil, karena sedang menyesuaikan dengan berbagai macam kebijakan pemerintah yang baru. Seperti harga bahan baku yang terus beranjak naik namun tidak mempengaruhi daya beli masyarakat. Hal ini disebabkan karena pakaian adalah keperluan sandang manusia yang paling penting .

  1. Aspek Demografi
    1. Populasi di bandung yang cukup padat berasal dari pekerja ,pelajar/ mahasiswa dan dsb yang akan pasti memerlukan pakaian .
    2. Product kami memang di targetkan untuk remaja tapi tidak menutup kemungkinan di luar target .
  2. Aspek Teknologi

Dalam perkembangan teknologi, kami menerapkan sistem komputerisasi dalam pencatatan pembukuan dan keuangan dengan menggunakan sotware Quick Book Point of Sale.

H. METODE PELAKSANAAN

Metode yang digunakan untuk melaksanakan program ini adalah:
1. Wawancara
Wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi dan data-data lengkap tentang hal-hal yang berkaitan dengan usaha
2. Observasi
Obsevasi dilakukan untuk memperoleh data dan informasi dari setiap indicator usaha, agar mendapatkan gambaran konkret tentang usaha konveksi. Melalui observasi ini, kita akan dapat mengetahui tentang berbagai hal dalam kegiatan wirausaha. Misalnya menegtahui cara membuka usaha, cara mengelola usaha, cara mengelola modal, serta cara mengembangkan usaha. Hal-hal yang dapat diamati dalam kegiatan obsevasi ini adalah prospek lingkungan, harga bahan, cara mengelola, hasil, pemasaran, dan dokumentasi.
3. Praktik Langsung
Praktik langsung sering disebut juga sebagai observasi partisipatif yang bertujuan untuk memperoleh data, pengetahuan, dan keterampilan dengan cara terjun langsung pada suatu kondisi lingkungan yang dimaksud. Praktik langsung dilaksanakan guna mengetahui objek-objek secara nyata dan membuat seseorang dapat memprediksikan kemungkinan kegagalan, resiko yang dihadapi, masalah yang akan muncul, serta cara mengatasi masalah tersebut. Selain itu, praktik langsung juga dapat membiasakan seorang wirausahawan baru untuk berfikir professional tentang usaha-usaha yang dijalankan. Kegiatan yang terdapat dalam praktik langsung ini antara lain latihan, proses kerja, dan pemasaran.

I. JADWAL KEGIATAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

J RANCANGAN BIAYA

Mesin sebagai modal awal  yang dibutuhkan untuk masalah ini kita bisa mengakali dengan membeli second dikarenakan harganya yg tinggi

- 1 Mesin  juki                                              2100000
- 1 Mesin obras   +   1 Mesin overdek         4000000+

6100000                       sudah bisa produksi 2 sampai 3 kaos per hari

Mungkin untuk pembelian mesin ini kami mengambil dengan system pembayaran kredit dikarenakan jumlah nya yang terhitung besar

Dimana Fungsi dari mesin-mesin tersebut, secara ringkas dapat disebutkan sebagai berikut:

  •      Mesin jahit type juki dan sejenisnya, kegunaan utama juga seperti mesin jahit biasa namun kapasitas produk yang dapat dihasilkan secara normal adalah 30 potong/kain.
  •       Mesin obras, digunakan untuk tepian kain yang telah dijahit. Standar umum penggunaan

mesin obras ini bisa menghasilkan 400 potong/hari.

  • Mesin overdek digunakan untuk menjahit biasanya menguatkan dimana jahitan ini berbentuk mirip rantai biasanya untuk lipatan dalam kaos atau kemeja mesin ini bisa menghasilkan sekitar 30-50

Disamping untuk mesin kita juga harus menyisihkan modal untuk biaya tetap dan variable

kami sajikan berikut jumlah perkiraan  rincian biaya nya dalam bentuk tabel.

Jenis biaya Dalam rupiah
Biaya tetap  
Biaya sewa gedung 1.150.000
Biaya pemeliharaan mesin 100.000
Biaya penyusutan mesin 104.000
Biaya transport 150.000
Biaya administrasi dan umum 400.000
Uang makan 1.200.000
jumlah

3.174.000

Biaya variabel  
Pembelian bahan baku xxxx
Pembelian bahan pembantu xxxx
Upah buruh xxxx
Biaya bordir xxxx
biaya pengemasan xxxx
   
jumlah

xxxx

 

 

Untuk biaya variable belum bisa kami perkirakan  dikarenakan biaya ini jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan . mungkin untuk awal awal kami mungkin menerima orderan dengan meminta uang di muka sebagian (hal ini mungkin saja karena pemesan adalah kenalan ) dikarenakan modal  yang terbatas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

K LAMPIRAN

 

 

 

About these ads